Pengabdian bukanlah PENGORBANAN, melainkan KEHORMATAN

Gresik, Pembelajaran waktu kuliah dan sekolah yang kita geluti pun sangat erat kaitan nya dengan pengabdian, sesuai hakikatnya sebagai insan abdi masyarakat. Mahasiswa bukanlah merupakan tugas hiasan saja, melainkan sebuah tugas mahasiswa untuk  mengabdi.
Pengabdian, satu kata yg mewakili apa yg telah kita sampaikan perlu kita pahami dan kita laksanakan, apalagi keterkaitan kita sebagai seorang mahasiswa. Lalu pengabdian seperti apa???
Pada tanggal 18-19 Desember 2010 BEM FTI UPN “Veteran” Jatim yang tergabung dalam “Komunitas BEM FT Se-Surabaya” membantu masyarakat di desa Banyuurip dusun Bangsalsari dalam bentuk pengabdian masyarakat.  pada sabtu tanggal 18 desember 2010 delegasi dari BEM FTI UPN “Veteran” Jatim tiba di Gresik untuk persiapan sebuah proker BEM FT Se-Surabaya dalam acara pengabdian masyarakat di tersebut. Anggota BEM FT Se-Surabaya adalah BEM FTIF ITS, BELM FTSP ITS, BEM FT UNESA, BEM FTI ITS, BEM FIK ITS, serta dari BEM FTI UPN. Di setiap BEM terdapat proker yaitu :
1.   BEM FTIF ITS         : Recycle kerang
2.   BELM FTSP ITS       : Reclcle sampah organik
3.   BEM FT UNESA       : Pelatihan memasak untuk ibu-ibu
4.   BEM FTI ITS           : Pelatihan motivasi untuk anak MTS
5.   BEM FIK ITS           : Pengolahan tentang rumput laut
6.   BEM FTI UPN          : Sekolah rakyat di MI Darul Ulum
Setelah tiba di sebuah pondok acara pertama adalah sebuah diskusi kecil bagaimana kesiapan proker di setiap-setiap BEM. Keesokan harinya tanggal 19 Desember pembukaan yang di hadiri warga dan kepala desa Banyuurip untuk acara pembukaan yang di laksanakan di pondok kita menginap. Setelah pembukaan selesai semua anggota BEM FT Se-Surabaya mempersiapkan peralatan dan bahan untuk menjalankan proker dan ke target masyarakat masing-masing yang telah di tentukan. Kita dari BEM FTI UPN menuju ke MI Darul Ulum yang tidak jauh dari tempat kita menginap. Proker dari BEM FTI UPN di bagi menjadi dua yaitu cerdas cermat dan paint peta Indonesia dengan menggunakan koran basah. Begitu sampai di kelas anak-anak sudah menyambut dengan riang. Pertama-tama ice breaking dilakukan dengan yang menang akan mengikuti cerdas cermat. Kelas di bagi menjadi 2 yaitu satu untuk paint peta Indonesia dengan menggunakan koran basah, kedua untuk cerdas cermat.
Acara pun di mulai murid-murid MI Darul Ulum begitu bersemangat untuk menjawab pertanyaan dari Dwi (SI-2007). Setelah total ada 18 murid dari 50 murid yang berhasil menjawab, mereka akan mengikuti cerdas cermat. Di kelas cerdas cermat semua murid akan di pandu oleh I’in(TP-2010) serta Onie(TF-2009) dengan konsep menjawab pertnyaan, tebak judul lagu nasional serta foto nama pahlawan indonesia. Para murid pun menjawab dengan semangat soal-soal yang di berikan oleh I’in. point demi point telah di kumpulkan oleh peserta cerdas cermat. setelah soal telah habis di bacakan, maka pemberian hadiah di berikan kepada pemegang point tertinggi. Di sisi kelas lain paint menggunakan koran basah tidak kalah ramainya dengan kelas cerdas cermat. Ketika waktu habis peta Indonesia dari koran basah tersebut bisa di bawa pulang oleh mereka.
Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore maka acara proker tersebut di akhiri dan  selanjutnya pentupan dan ucapan terima kasih kepada warga Desa Banyuurip Dusun Bangsalsari di laksanakan di tempat menginap dan pemberian kenang-kenangan di berikan kepada perwakilan warga.
Mengabdi kepada masyarakat, kelak memang akan ada masa nya ketika kita menjadi seorang yang telah lulus kuliah, tapi apakah kita harus menunggu sampai masa itu tiba?? Dan apa yg bisa kita lakukan kini sebagai seorang mahasiswa??
Walaupun memang akan ada masa nya kelak kita akan mengabdi kepada masyarakat, tapi sebenarnya jiwa itu bisa kita latih dari sekarang, secara SADAR dan SENGAJA.
Pengabdian bisa dilakukan dari hal yg terkecil, bisa kita lakukan dimana saja, dan bisa dimulai saat ini, sekarang!! Kualitas pengabdian kita merupakan bekal untuk dihisab kelak ketika maut menjemput kita.
Pengabdian adalah REALITA, bukan DOGMATIS, maka perlu diamalkan tidak cukup dengan dipahami saja. Lalu apa yg akan kita dapatkan dengan melakukan pengabdian tersebut?? Selain pahala (insya Allah..), semakin banyak kita memberikan sesuatu kepada orang lain, semakin banyak pula kita akan mendapatkan sesuatu (paradox of sharing). Pengabdian bukanlah PENGORBANAN, melainkan KEHORMATAN.

PENGABDIAN ADALAH PERSEMBAHAN DARI HATI YANG TAK MATI....
Gambar 1. Murid MI Darul Ulum mengikuti cerdas cermat

Gambar 2. Murid MI Darul Ulum mengerjakan peta Indonesia dengan koran basah

Gambar 3. Delegasi dari BEM FTI UPN bersama murid yang mengikuti cerdas cermat

 
Gambar 4. Delegasi dari BEM FTI UPN  bersama kawan-kawan dari anggota BEM FT lainnya

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah berkomentar.
Berkomentarlah dengan baik dan tidak mengandung SARA.
Semoga Komentar anda berguna bagi Nusa dan Bangsa..
..Salam Blogging..